OJK Tinjau Desa Titiwangi Inklusi Keuangan Perdesaan di Lampung Selatan

Lampung Selatan – Otoritas Jasa Keuangan (ojk ) melakukan kunjungan ke Desa Titiwangi guna melihat Inklusi perekonomian di Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (30/11/2021),

Kedatangan ojk ke desa tersebut tidak hanya sendiri melainkan di dampingi dengan 42 awak media dari berbagai media cetak, tv, online yang sudah lama menjalin kerja sama dengan ojk, kami kemari guna melihat secara langsung hasil salah satu program kerja TPAKD Provinsi Lampung pada tahun 2019 lalu.

” Kunjungannya, ke desa titiwangi, agar bisa langsung mengetahui Inklusi keuangan yang ada di desa tersebut, kedatangannya juga didampingi oleh insan pres dan pihak ojk. Agar dapat meninjau para pengerajin atau usaha UMKM di desa titiwangi kecamatan Candipuro Lampung Selatan yang sudah maju dan menjadi desa percontohan inklusi keuangan yang sudah maju di bawah binaan ojk.

” Kunjungan ini sengaja melibatkan para jurnalis/media supaya melihat secara langsung ke desa ini, dan apa yang dilakukan oleh OJK semata-mata untuk meningkatkan perekonomian mulai dari desa-desa,”oleh pihak Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung, saat itu juga hadir Perwakilan Laku Pandai PT. BPD Lampung, Perwakilan investor BEI Provinsi Lampung, dan Perwakilan Debitur PT. BPD Lampung.

Menurut ojk Diskominfo Provinsi Lampung siap mendukung kegiatan-kegiatan yang dilakukan OJK, khususnya terkait program-program perekonomian di Provinsi Lampung. Salah satu hal yang mendasari kegiatan ini adalah desa inklusi keuangan yang tidak hanya pemaparan data statistik maupun data desa-desa yang sedang menjadi desa inklusi keuangan.

” Kegiatan ini bisa dilihat secara langsung yang disebut sebagai desa inklusi keuangan. Karena itu didalam kegiatannya bisa secara langsung interview dengan agen para pengelola galeri investasi, pasar modal, dan juga Bumdes. Nasabah-nasabah yang bisa digali mengenai suasana ketika aliran jasa keuangan yang sudah banyak masuk ke desa,” katanya

Tentunya, ojk pun tetap akan mensuport desa inklusi keuangan ini adalah salah satu program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Lampung. Desa inklusi keuangan ini diharapkan bisa hadir di desa-desa di seluruh Provinsi Lampung. Sederhananya, desa ini bisa disebut sebagai desa inklusi keuangan minimal ada agen laku pandai, BPD PT. Lampung KC. Kalianda dan Lampung smart.

” Dari kehadiran agen titiwangi ini masyarakat bisa melakukan transaksi apapun terkait keuangan perbankan, bahkan lebih unggul agen titiwangi dibandingkan dengan operasional kantor-kantor di kota karena 24 jam dan tidak mengikuti jam operasional kantor, terlebih BUMDes itu sendiri bisa menjadi agen titiwangi terangnya.

Agar semakin kesini bisa langsung disebut desa inklusi keuangan adalah agen titiwangi yang telah dilengkapi desa inklusi keuangan yang semakin lengkap dengan kehadiran galeri investasi, karena itu di perkenalkan produk kepada masyarakat, sebagai alternatif penyimpanan lebih aman, bisa ke bank atau ke pasar modal untuk investasi tidak perlu takut-takut lagi menyimpan uang mereka.

” karena selama ini mereka trauma untuk melakukan investasinya, karena sudah banyak isu tentang investasi bodong yang tidak jelas, yang harus teredukasi kepada masyarakat, apalagi saat ini lembaga jasa keuangan sudah banyak, baik di pasar modal maupun di perbankan yang semakin mudah diakses untuk layanan di daerah maupun di sektor area setempat,” tuturnya lagi

Lebih lanjut ojk menegaskan, Desa titiwangi ini merupakan kerjasama antara BEI dengan Desa titiwangi dan Mitrako, dan satu lagi di Desa cinta Mulya juga ada galeri investasi bekerjasama dengan mandiri sekuritas. Galeri investasi ini dibutuhkan kehadiran dari personil sekuritasnya sendiri. Dari 2.435 desa ini akan dihadirkan galeri investasi itu yang diharapkan agar galeri investasi lebih lengkap memenuhi kebutuhan masyarakat.

”Inklusi layanan keuangannya sesuai dengan one stop layanan. Semua layanan di desa disediakan, jika melihat saat ini untuk di Provinsi Lampung baru ada 12 galeri investasi, delapan (8) diantaranya ada di perguruan tinggi dan empat (4) tersebar di desa Kabupaten Lampung Selatan, dan kabupaten Pesawaran,” katanya

” Bukan hanya itu saja, kedepannya juga akan tetap mendorong adanya galeri investasi di setiap sekolah tingkat SMA/SMK, mengingat Dinas Pendidikan sudah sepakat agar galeri investasi di setiap sekolah tingkat SMA/SMK untuk bisa dihadirkan galeri edukasi.

” Dengan demikian melalui kunjungan kerja ini juga didapati pemaparan dan melihat secara langsung ke agen di Desa titiwangi dan juga galerinya untuk mengetahui layanan keuangan di desa ini terhadap perkembangan perekonomian di desa itu sendiri,” dilanjutkan peninjauan kegiatan UMKM, dan olahan keripik pisang dan pembuatan kloset , layanan Agen dan Bumdes setempat.

“Pada akhir kegiatan gathering Ojk ini dilakukan foto bersama insan media dan seluruh perwakilan ojk lampung di Pantai Kedu Warna dibelakang Polsek Kalianda Lampung Selatan .(Anita)

Be the first to comment

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*