
Bandar Lampung —-
Kantor Wilayah (Kanwil)
Bea Cukai Sumatera bagian Barat (Sumbagbar) bergabung dalam Organisasi yang bekerja dan berhubungan dengan dunia internasional dalam sektor Kepabeanan atau sektor lalu,lintas barang dari luar negri ke Indonesia.
Direktorat Jendral Bea Cukai bekerja Focus untuk Memulihkan Perekonomian Pemerintah dan sekaligus Berperan melindungi Masyarakat pada Umum nya,
” Kepala Kanwil Bea Cukai Sumbagbar Azhar Rasyidi mengatakan
“Dalam Peran nya Sebagai revenue Collector Kepabeanan dan Cukai, Kanwil bea cukai di Bebani Target penerimaan sebesar 5.143.050 .424.000 atau ( 5,143 Triliun Rupiah ) dengan realisasi yang dihasilkan dengan Angka melampaui Target yaitu Sebesar 5.415.120.024.268 ( 5,415 Triliun Rupiah )dengan tercapain 105,29 %dari Target 100 % kata Azhar Dihadapan awak media dan Humas Bea Cukai sambil Ngopi Bareng di Halaman Kantor Kanwil Bea Cukai Rabu 14/12/22
* Hasil realisasi yang di hasilkan tersebut di capai hingga 30 Novemberc2022
Dibandingkan hasil bulan yang sama di tahun 2021 yang lalu penerimaan ini tumbuh begitu pesat hingga mencapai 1,064 triliun (24,6 %) dibandingkan tahun yang lalu.

Rincian penerimaan tersebut bersumber dari bea masuk, dan bea keluar dan cukai,
Penghitungan secara lebih detail penerimaan bea masuk tahun 2022 terealisasi 315,1 Miliar lebih dari yang di Target kan Rp 295,9 miliar lebih
Dan penerimaan bea keluar terlealisasi Rp 5,098 triliun lebih dari yang di target kan 4,857 triliun lebih
Selain itu juga penerimaan cukai terealisasikan Rp 1,785 miliar lebih dari target 30,6 jutaan,
Lebih lanjut Kasi Bimbingan Kepatuhan dan Humas Bea cukai Sumbagbar Ichlas Nasution mereka bergabung di beberapa
Komunitas Impor yang utama menjadi penompang penerimaan yaitu ‘ beras,gula beras dan bahan pakan ternak
Sampai Dengan 30 November 2022 bea masuk mengalami peningkatan di banding periode yang sama di tahun sebelum nya kata Azhar Rasyidi ( ant)

Be the first to comment