Bandar Lampung – Tiga organisasi pemilik media siber yang menjadi Konstituen dewan pers di Provinsi Lampung sepakat memperkuat sinergi melalui pembentukan sekretariat bersama (Sekber) sebagai langkah strategis menjaga kredibilitas dan profesionalitas media di era digital, Jum’at (1/5/2026).
Kesepakatan koalisi 3 organisasi yang dinamai Sekber Asosiasi Media Siber Konstituen Dewan Pers Provinsi Lampung tersebut ditandai dengan penandatanganan pakta integritas yang oleh Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Lampung, Donny Irawan, Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Lampung Hendri STD, dan Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Lampung A. Novriwan di Sekretariat Sekber yang ada di bilangan Jalan Sultan Agung, Bandar Lampung.
Pakta integritas yang ditandatangani menegaskan komitmen bersama untuk menjalankan praktik jurnalisme yang profesional, menyajikan informasi yang akurat dan berimbang, serta menolak penyebaran hoaks dan disinformasi.
Pembentukan Sekber ini juga bertujuan untuk memantau isu-isu strategis, termasuk MBG, KMP, serta berbagai isu publik lainnya yang berkembang di tengah masyarakat.
“Sekber diharapkan menjadi wadah koordinasi antar organisasi media siber dalam melakukan pengawasan, pertukaran informasi, serta penguatan peran pers dalam menyajikan informasi yang dapat dipercaya di tengah pesatnya arus informasi digital,” jelas Komisioner 1 Sekber Donny Irawan.
Sementara itu, Komisioner II Sekber dan juga Ketua JMSI Lampung, Novriwan mengatakan, seluruh pihak juga menegaskan pentingnya menjunjung tinggi kode etik jurnalistik serta mematuhi pedoman yang ditetapkan oleh Dewan Pers sebagai landasan dalam menjalankan fungsi pers yang bertanggung jawab.
“Pembentukan Sekber ini bukan sekadar simbolik, tetapi menjadi langkah konkret untuk memperkuat posisi media siber sebagai garda terdepan dalam menjaga kualitas informasi publik. Kami di JMSI mendorong agar kolaborasi ini benar-benar berjalan aktif dan berkelanjutan,” ujar Novriwan.
Ia juga menambahkan, melalui Sekber, media siber di Lampung dapat lebih solid dalam menghadapi berbagai dinamika, termasuk isu-isu sensitif yang membutuhkan kehati-hatian dalam pemberitaan.
Sementara itu, Komisioner III Sekber yang juga Ketua AMSI Lampung, Hendri Std menegaskan pentingnya menjaga independensi media di tengah arus informasi yang semakin cepat dan tidak terbendung.
“Kami berharap Sekber ini menjadi ruang bersama untuk saling menguatkan, bukan hanya dalam produksi berita, tetapi juga dalam menjaga integritas dan profesionalitas. Tantangan ke depan tidak ringan, sehingga kolaborasi menjadi kunci agar media tetap dipercaya publik,” kata Hendri.
Ia juga menekankan bahwa peningkatan kapasitas jurnalis serta penguatan literasi media di masyarakat menjadi bagian penting dari agenda bersama yang akan didorong melalui Sekber.
Lebih dari sekadar wadah koordinasi, kehadiran Sekber ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun ekosistem informasi yang sehat, transparan, dan bertanggung jawab di Provinsi Lampung. Sinergi tiga organisasi media siber ini juga dipandang sebagai upaya memperkuat peran pers sebagai pilar demokrasi yang tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga turut mendorong perubahan sosial yang konstruktif.
Dengan kolaborasi yang terbangun, insan pers di Lampung diharapkan dapat berkontribusi lebih besar dalam mengawal pembangunan daerah, mengkritisi kebijakan secara objektif, serta menghadirkan pemberitaan yang mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang lebih baik.
Pada akhirnya, Sekber ini menjadi harapan baru bagi penguatan peran media dalam ikut serta membangun Lampung yang lebih maju, informatif, dan berdaya saing, dengan tetap berpijak pada prinsip kebenaran, etika, dan kepentingan publik.


Be the first to comment