BANDARLAMPUNG, PESONALAMPUNGNEWS.COM – Jemaat Oikumene Provinsi Lampung merayakan natal dengan hikmat dan penuh sukacita. m
Meski demikian, mereka tidak melupakan derita para korban bencana tsunami yang dialami penduduk Lampung Selatan yang terjadi enam hari lalu. Maka seluruh persembahan yang didapat pada perayaan natal tahun ini akan diserahkan untuk para korban bencana tsunami. Hal tersebut diungkapkan ketua panitia perayaan natal 2018 jemaat Oikumene Edy Wagania, di Gereja Tritunggal, Bandar Lampung, Jumat (28/12/2018) sore.
Perayaan Natal yang dihadiri oleh 500 jemaat Oikumen seluruh Lampung yang mengusung tema “Yesus kristus hikmat bagi kita” tersebut di hadiri oleh Staf Ahli Gubernur bidang kemasyarakatan dan SDM Hanibal, perwakilan pemerintah kota Bandar Lampung, Forkopimda provinsi Lampung, Forkopimda Kota Bandar Lampung, para jemaat Oikumene, dll
Staf ahli bidang kemasyarakatan dan SDM Hanibal berharap agar perayaan natal ini dapat menjadi moment umat kristiani untuk meningkatkan persatuan dan kepedulian terhadap sesama.
” Sebagaimana pidato pak gubernur yang telah saya bacakan tadi, maka perayaan natal ini diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan persatuan, kekompakan dan kepedulian terhadao sesama, sebagai mana kita ketahui bahwa baru-baru ini provinsi Lampung mengalami musibah tsunami, maka kami ingin mengetuk hati nurani umat kristiani yang ada disini untuk dapar membantu meringankan penderitaan para korban bencana tsunami,” kata dia.
Ditempat yang sama, ketua panitia natal Edy Wagania memaparkan bahwa ” Pada umumnya semua berjalan dengan baik, khususnya di provinsi Lampung, kami menikmati kebersamaan, perayaan natal tahun ini dengan terlibatnya tokoh – tokoh agama, kami menyadari adanya kerjasama yang baik diantara kita dan kami sangat yakin bahwa kedepan terpelihara dan Lampung tetap aman. Secara khusus kesiapan pada pileg, DPD dan Pilpres kita sama – sama sukseskan supaya aman dan damai, agar terpilih para pemimpin yang akan melanjutkan estapet kepemimpinan nasional mauoun daerah,” paparnya.
Sementara, Romo Roy menerangkan bahwa pihaknya turut prihatin atas musibah yang terjadi di Lampung Selatan, dan sebisa mungkin akan membantu meringankan beban mereka.
” Perayaan natal tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, karena kita mencoba untuk ambil bagian dalam membantu beban derita mereka. Kami ajan menjadi setitik lilin yang dapar menyinari mereka dalam kegelapan, karen derita mereka adalah derita kita, maka kami akan mendoakan semoga yang telah meninggal daoat tenang disana, dan bagi yang sakit dapat segera sembuh kembali. Tidak hanya doa, semua oersembahan yang terkumpul pada perayaan natal tahun ini akan kami serahkan untuk para korban bencana,” pungkasnya. (Sus)


Be the first to comment