ITERA Buka Prodi Teknik Perkeretaapian

BANDARLAMPUNG, PESONALAMPUNGNEWS.COM – Direktur Jenderal (Dirjen) Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Ir. Zulfikri, M.Sc., DEA mengapresiasi Institut Teknologi Sumatera (Itera) yang akan membuka Program Studi (Prodi) Strata 1 (S1) Teknik Perkeretaapian. Hal tersebut diungkapkan pada acara Fokus Group Discusion (FGD) dan Peresmian Pusat Studi Perkeretaapian, di Gedung Aula C, Kampus Itera, Jumat (15/2/2019).

Zulfikri mengungkapkan bahwa
pemerintah saat ini terus menggiatkan pembangunan disegala bidang, termasuk perkeretaapian, namun harus diiringi dengan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang baik.
” Sekarang ini sedang lagi gencar-gencarnya pemerintah membangun, termasuk perkeretaapian, namun harus diiringi dengan kualitas SDM yang akan mengerjakannya,” ungkapnya.

Zulfikri menerangkan bahwa dengan dibukanya Pusat Studi Perkeretaapian, diharapkan dapat membantu sub sektor di bidang perkeretaapian, agar lebih mandiri kedepannya.
” Dengan dibukanya ini (Prodi Perkeretaapian), kita harapkan bisa membantu sub sektor di perkeretaapian, agar lebih mandiri lagi kedepannya,” terangnya.

Zulfikri melanjutkan bahwa pemerintah saat ini fokus membangun perkeretaapian, baik antar kota maupun dalam kota, dan otomatis akan menyerap tenaga kerja yang cukup banyak.
” Kita sebagai regulator, kita perlu menyesuaikan dengan perkembangan – perkembangan kereta api, maka otomatis tenaga kerja yang akan terserap cukup banyak,” pungkasnya.

Ditempat yang sama, Rektor Itera Prof. Ir. Ofyar Z Tamin, M.Sc., Ph.D mengungkapkan bahwa tujuan dibukanya prodi perkeretaapian ini adalah untuk menghasilkan lulusan yang mampu menjawab tantangan.
” Itera mendapat mandat dari pemerintah untuk menghasilkan tenaga ahli dibidang perkeretaapian, mengingat saat ini pemerintah akan membangun jaringan kereta api dari Aceh sampai Bakauheni, ” ungkapnya.

Ofyat Z. Tamin menerangkan bahwa prodi perkeretaapian dibuka pada bulan Agustus 2020.
” Kita akan menerima mahasiswa sekitar bulan Agustus 2020, dan mudah-mudahan tahun 2024, dan kurikukum kita berbasis Sumatera. kita akan menghasilkan lulusan yang diserap oleh industri, seperti di  PT. Inka, PT. Len, yang bekerja di konsultan, kontraktor, termasuk yang bekerja di pemerintah baik di nasional, provinsi, dan kabupaten,” terangnya.

Ofyat Z. Tamin melanjutkan bahwa pihaknya telah bersinergi dengan stake holder terkait.
“Pusat studi serta pendirian Prodi Perkeretaapian ini juga akan mendapat support penuh dari ITB selaku PTN yang membina ITERA serta dalam pengembangannya akan bekerja sama dengan Forum Studi Transportasi Perguruan Tinggi di mana anggotanya ada 200 PTN dan PTS se Indonesia, selain tentunya mengirim dosen untuk melanjutkan studi bidang kereta api,” tandasnya. (Sus)

 

Be the first to comment

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*