Mengenal Lebih Dekat Kebudayaan Sastra Pantun Ringget Suku Lampung

Lampung – Ringget adalah sebuah sastra berbentuk pantun kiasan kata-katanya yang tersusun rapi, berbentuk pantun yang indah dan ringget juga sebuah ungkapan bahasa yang bijak dari seseorang yang membuatnya ataupun yang membacanya.

Kegunaan pantun ringget pada masa lampau, adalah sarana untuk menyampaikan suatu sindiran kepada pimpinan, nasehat kepada anak-anak ungkapan hati untuk kekasih dan lain sebagainya.

Dan pantun ringget sering disampaikan hampir disetiap kegiatan masyarakat Lampung yang berbarengan dengan pergelaran adat yang lainnya seperti pada pesta pernikahan, pesta Begawi dan kegiatan masyarakat suku Lampung yang lainnya.

Tapi disaat sekarang sudah sangat jarang kita mendengar pantun ringget yang disampaikan oleh anak anak muda dimasa sekarang.

Mungkin kita pernah mendengar nama salah seorang master ringget di kabupaten Lampung timur Beliau adalah Almarhum Bapak Sarfuli Gelar Suttan Tanggem. Yang berasal dari Negara Nabung kecamatan Sukadana Lampung timur.

Pantun Ringget beliau sering kita dengar baik di media sosial maupun disaat – sa,at pergelaran pesta adat di seputaran Lampung timur.dan nama beliau pun sangat melegenda sampai sekarang.

Alangkah baik kita selaku generasi penerus, bisa mengembangkan lagi sastra yang di wariskan oleh orang tua kita, yang dahulu diwariskan kepada kita. Jangan sampai kebudayaan ringget hilang begitu saja. Mak gham Apo Lagai ( kalau bukan kita siapa lagi ).

Dan diakhir tulisan ini saya mencoba menyampaikan sebuah ringget. Yang inti kiasannya berupa ironi untuk Pemimpin Lampung timur.

Assalamualaikum

Tabik pun

Sikam numpang

Ngeringget cutik

Tabik pun ucap salam

Di metai tuho Mudo

Lampung Timur kak terekam

Di TV kuco bubbo

 

Wang layo kak jadi kulam

Wat munih lele dumbo

Sanak bubbai tekelam

Kak nangguk di wang layo

 

Atai panas mak redam

Ngenah lakau teninggo

Malah pattun ikan di lam kulam

Nasib lamtim sangun mak jayo

 

Bupati no pak Dawam

Aswar munih wakil no

Lampung Timur titip salam

Nanggih janji metai Wo

Penano gaweh puun.

27 April 2024

Penulis: Syamsul.

Be the first to comment

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*