Edi Sastrawan: Saya Merasa Telah Dizalimi Masih Adakah Keadilan Untuk Saya

BANDARLAMPUNG, PESONALAMPUNGNEWS.COM – Seleksi Calon Anggota Bawaslu Kab/Kota provinsi Lampung yang dilaksanakan tahun 2018 yang lalu.

Ternyata tidak hanya menyisakan masalah terkait ketidak profesional Ketua dan Anggota Bawaslu Propinsi Lampung dan Bawaslu RI dalam proses rekrutmen.

Karena berdasarkan fakta persidangan yang telah terselenggara di DKPP banyak dugaan kecurangan yang dilakukan timsel terhadap peserta terkait proses kelolosan para peserta.

Seperti yang di kemukakan pria yang akrab di sapa Edi ini menceritakan kepada media ” sampai detik ini saya masih merasa di zalimi jelas betul saat itu dalam seleksi tersebut ada beberapa peserta yang sudah diloloskan saya masuk kedalam 5 besar, dalam hasil Pleno Bawaslu Propinsi Lampung namun sampai di Bawaslu RI saat untuk di SK-kan anehnya nama saya bisa tidak lolos ” paparnya.

Lebih lanjut Edi menjelaskan selaku peserta Seleksi rekrutman anggota Bawaslu untuk wilayah di kabupaten Waykanan Edi Sastrawan memaparkan bahwa “terkait kecurangan itu benar saya selaku Orang yang sudah di rugikan telah melaporkan hal ini ke pihak DKPP RI sebagai tindak lanjutnya sidang sudah dilaksanakan pada hari kamis tanggal 4 Oktober 2018 yang lalu.

Dalam persidangan saya sudah ungkapkan fakta bahwa pada saat Pleno tingkat Bawaslu Propinsi Lampung
nama saya lolos sebagai 5 peserta anggota terpilih Bawaslu Kabupaten Waykanan. Akan tetapi ketika sampai di Bawaslu RI, saya terkejut karena nama saya tidak lolos menjadi 5 besar
didepan para hakim DKPP saya sudah menunjukkan alat bukti-bukti bahwa benar saya lolos 5 besar. Tapi anehnya saya malah di cecar dengan pertanyaan oleh hakim terkait data data yang saya peroleh dapat dari mana.

Saya menilai bahwa persidangan tersebut sengaja mengalihkan substansi pokok
pengaduan dan tidak ada relevansi dengan pokok pengaduan. Alhasil pada tanggal 2 Januari 2019 dalam sidang putusan DKPP RI memutuskan bahawa perkara
nomor 246 dinyatakan sudah dicabut dan tidak mendapatkan putusan.

Nah hal inilah yang membuat saya lebih aneh sebab mengapa Kalau perkara dalam sebuah putusan dinyatakan sudah dicabut, kok masih dipersidangkan ?

Akibat putusan DKPP itu, saya merasa kecewa sangat menyayangkan putusan itu bahkan merasa di zalimi. Sebab sudah sangat jelas untuk apa kami mengadu kalau pengaduan kami tidak di perhatikan dalam persidangan.

Meski untuk saat ini saya tidak bisa berbuat banyak dengan keputusan DKPP , tapi bukan berarti saya berhenti mencari keadilan, saya tidak akan pernah berhenti mencari keadilan. Walau saya gagal mendapatkan keadilan di DKPP, akhirnya saya simpulkan untuk menempuh upaya hukum dengan mengajukan
permohononan gugatan ke PTUN Jakarta.

Dalam permohonan Gugatan itu saya menyampaikan beberapa pokok perkara gugatan dan barang bukti sebagaimana yang saya ajukan dalam persidangan DKPP RI sidang sudah berjalan 8 kali dan sekarang sudah memasuki tahap Kesimpulan.

“ Saya Optimis, saya akan memenang dalam perkara tersebut selain itu proses rekrutmen calon anggota bawaslu
kabupaten/kota provinsi Lampung juga diadukan oleh peserta lainnya dan sudah mendapatkan keputusan DKPP RI nomor 225 yang memberikan sanksi bahwa Bawaslu RI diberi sanksi Peringatan Keras itu artinya dapat membantu keyakinan Hakim dalam memutus Perkara, dan perkara itu akan saya
menangkan”. kata Edi

Edi menambahkan pula dengan adanya pengaduan ke DKPP dan Peromohonan Gugatan ke PTUN ini menandakan bahwa rekrutmen Calon Anggota Bawaslu Kabupaten/kota Propinsi Lampung 2018
yang dilaksanakan beberapa waktu lalu Banyak menuai masalah dan pertanyaan ketidak Profesional anggota Bawaslu RI dan Anggota Bawaslu Propinsi Lampung dan Bawaslu RI.

Untuk itu saya berharap proses seleksi kedepan terlaksana dengan objektif berdasarkan regulasi dan bukan berdasarkan subjektifitas. Bagaimana Pemilu bisa terlaksana dengan Jujur dan Adil kalau penyelenggaranya saja
tidak profesional dan berintegritas” tutup Edi. (TIM)

 

Be the first to comment

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*