Anda Siap Menjadi Seorang Jurnalis? Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Anda Siap Menjadi Seorang Jurnalis? Ini Kelebihan dan Kekurangannya

PESONALAMPUNGNEWS.COM – Kita akan membahas jurusan ilmu komunikasi, pada kesempatan postingan kali ini akan menjelaskan dan menggambarkan salah satu profesi lulusan dari jurusan ilmu komunikasi yaitu mengenai profesi jurnalis atau wartawan. Untuk menjadi seorang jurnalis atau wartawan ini tidak mudah? Atau malah tidak terlalu sulit? tergantung siapa yang akan menjalaninya. Karena seorang jurnalis harus mempunyai kemampuan dalam menulis dan mempunyai pengetahuan yang luas, pekerja keras, selalu ingin tahu, selalu ingin berpetualang, selalu ingin mencoba hal-hal baru, atau bahasa sederhananya kritis, jadi disini kita akan menguraikan Suka dan Duka jika Kalian ada pikiran untuk terjun memilih profesi jurnalis.

Baiklah, tidak terlalu banyak pendahuluan, mari kita simak poin perpoin.

Ingin Menjadi Jurnalis, ini yang akan kalian dapatkan!

Mendapatkan Informasi Lebih Cepat dan Akurat

Hal menarik jika kita mengikuti menggeluti profesi sebagai seorang jurnalis, pastinya jika kita menjadi seorang jurnalis, kita akan selalu mendapatkan informasi paling baru, akurat, masih hangat, seorang jurnalis pastilah harus menjadi orang pertama dalam mendapatkan informasi sehingga informasi itu menjadi sebuah kabar yang akurat, terpercaya dan dapat dipertanggungjawabkan. Misalkan kita akan mencoba mencari informasi mengenai kasus penggelapan dana atau korupsi dari oknum-oknum tertentu, otomatis kita akan mencoba menggali informasi lebih dalam, mengumpulkan data, menganalisis data, mewawancarai oknum/tersangka tersebut, atau kita bisa datang ke tempat kejadian perkara wawancara dengan narasumber yang ada dilokasi.

Seorang jurnalis pastinya akan mendapatkan informasi off the record yang melimpah dan tidak bisa kita publikasikan semuanya. Jadi jangan pernah kaget jika dalam media tidak semua informasi diungkapkan atau ditulis kan.

Bisa Pergi Kemanapun Gratis dan Difasilitasi

Selanjutnya dalam dunia jurnalistik atau profesi menjadi seorang jurnalis kita mempunyai kesempatan untuk jalan-jalan gratis, bisa jadi jurnalis kebetulan diundang atau ditugaskan ke sebuah tempat atau wilayah dan diberikan fasilitas secara gratis. Mulai dari tiket pesawat, makanan-makanan, hotel dan lain sebagainya dan tidak perlu mengeluarkan modal atau dana sepeserpun. Selain itu menjadi seorang jurnalis, kita mempunyai kesempatan untuk datang ke tempat-tempat yang sangat sulit untuk dijangkau oleh orang biasa. seperti ke pelosok daerah atau bahkan jika terjadi perang kita datang tetap kejadian tersebut dan pastinya ini menjadi di suatu pengalaman tersendiri bagi seorang jurnalis yang ditempatkan di sana.

Mendapatkan Pengetahuan Terus Menerus Menjadikan Anda Berwawasan Luas
Jika kita menjadi seorang jurnalis otomatis pengetahuan kita akan terus bertambah semua ini dikarenakan seorang jurnalis harus mampu siap cepat tanggap dalam menulis isu apapun, dan ini menjadikan mereka atau seorang profesi jurnalis harus upgrade keahliannya, dan terus belajar dalam situasi dan kondisi apapun. Tidak mengherankan bagi seorang jurnalis begitu pintar, pengetahuan yang luas beranekaragam, karena mereka dituntut untuk mengerti dan paham. Dan andaikata mereka tidak paham, tidak mengerti terhadap isu atau tema yang ditugaskan, mereka tidak akan mampu untuk bekerja dengan baik. Melihat seorang jurnalis itu cerdas atau tidak, terlihat dari bagaimana caranya menulis, caranya mengemas suatu berita bukan hanya menyampaikan fakta bahkan mampu untuk melakukan analisis yang baik prediksi dan tawaran solusi kedepannya

Punya kesempatan tak terbatas bertemu orang hebat, terkenal, dan populer
Menjadi seorang jurnalis otomatis akan bertemu dengan orang-orang penting atau terkenal dan ini menjadi daya tarik tersendiri. Karena memang seorang jurnalis akan selalu dilindungi undang-undang pers, mampu menjangkau hal yang belum tentu warga biasa untuk menemuinya. Inilah yang menjadi daya tarik tersendiri bagi yang ingin terjun ke dalam dunia jurnalistik.

Banyak orang yang ingin menjadi seorang jurnalis, karena ingin bertemu orang-orang penting, orang-orang terkenal, idolanya dan hal ini menjadikan tempat atau profesi yang pas agar mampu bertemu dengan orang-orang yang sulit ditemui oleh orang biasa saja.

Setelah kita menggambarkan bagaimana kelebihan menjadi seorang jurnalis namun disisi lain punya hal yang tidak bisa kita tutupi.

Gaji Jurnalis Kecil Loh

Ingat, bahwasanya seorang jurnalis mempunyai gaji yang kecil. Meskipun profesi ini sangat penting dan dihormati oleh siapapun, kenyataannya jurnalis di Indonesia bergaji sangatlah kecil dengan beban kerja yang sangat luar biasa. Untuk jurnalis pemula biasanya diberi gaji kisaran rp3.000.000 kebawah. Meskipun organisasi jurnalis dan lembaga lainnya sudah memperjuangkan agar gaji mereka layak namun sampai hari ini, gaji jurnalis masih bisa dikatakan menyedihkan, jauh jika dibandingkan dengan jurnalis yang ada di luar negeri Ya begitulah suka duka menjadi seorang jurnalis, mau tidak mau suka tidak suka itulah kenyataannya

Jam Kerja Yang Tidak Teratur

Berbicara soal waktu seorang jurnalis mempunyai jam kerja yang tidak beraturan kadang siang kadang malam. Secara umum bekerja kisaran pukul 09.00 pagi sampai dengan 05.00 sore tapi itu hanya untuk karyawan biasa. Beda cerita jika kalian terjun dalam dunia jurnalis, aturan itu tidak akan pernah berlaku kapanpun dan saat situasi apapun seorang jurnalis tidak akan pernah libur atau tidak mempunyai waktu libur yang tetap, karena kita harus siap setiap waktu tatkala ada kejadian unik luar biasa dan membutuhkan tenaga seorang jurnalis

Hati-hati! Keselamatan Seorang Jurnalis Tidak Terjamin Loh

Selanjutnya bagi seorang jurnalis keselamatan ini tidak terjamin, menjadi seorang jurnalis termasuk pekerjaan yang menantang dan berbahaya. Apalagi jika kita atau saat kita ditugaskan ke tempat-tempat yang rawan konflik seperti perang atau bahkan daerah bencana, yang mengharuskan kita untuk menjaga diri masing-masing. Menjadi seorang jurnalis harus siap mental dan berani dan fisik yang kuat untuk menghadapinya. Banyak sekali kejadian atau berita yang menggambarkan bahwasanya wartawan tewas saat bertugas sehingga profesi ini tidak bisa dipandang sebelah mata atau tidak bisa disepelekan. Namun kembali lagi itu adalah resiko yang diambil jika kita menjadi seorang jurnalis

Jadi Jurnalis, Kadang Sulit Menjaga Independensi Loh!

Selanjutnya duka menjadi seorang jurnalis itu sulit menjaga independensi, karena sebagai jurnalis kita akan memiliki narasumber yang kemudian akrab dan menjadi seorang kawan dekat. Dan ini pastinya akan berdampak pada anda, semakin kuat ikatan kalian semakin kuat hubungan emosional. Jika kalian tidak hati-hati maka kalian atau seorang jurnalis akan sangat sulit menjaga netralitas atau bahkan gagal menjaga netralitas sebagai seorang jurnalis

Jadi setelah membaca kisah suka luka dan duka menjadi seorang jurnalis, apakah Anda siap untuk menjadi seorang jurnalis? dan apakah anda sudah memikirkan pekerjaan ini atau profesi ini cocok untuk anda? Selamat Beraktifitas.

Penulis : Riski Firmanto

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *