BANDARLAMPUNG, PESONALAMPUNGNEWS.COM – Puluhan orang yang tergabung dalam Pusat Perjuangan Rakyat Lampung (PPRL) mendatangi kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung, untuk menyampaikan aspirasi mereka kepada pemkot Bandar Lampung mengingat banyaknya aksi kekerasan pada perempuan, Rabu (6/2/2019).
Koordinator lapangan (Korlap) PPRL Funky mengungkapkan bahwa tujuan kedatangan mereka ke pemkot Bandar Lampung agar pemerintah kota dan pihak kepolisian bersikap tegas atas aksi kekerasan yang ada di kota Bandar Lampung.
” Secara umum, harus ada sikap tegas dari pemerintah kota dan pihak yang berwajib, seperti kasus mahasiswi UIN yang dilecehkan dosen, terakhir pada hari jumat kemarin, bendahara Dinas Pariwisata (Dispar) kota yang dianiaya oleh sekertaris Dispar,” ungkapnya.
Funky menerangkan bahwa jika peristiwa tersebut tidak ditanggapi dengan serius, maka ini akan menjadi contoh negatif yang akan ditiru oleh pihak lain.
” Jika di pemerintahan saja berani melakukan kekerasan pada pekerjanya, apalagi pengusaha pada buruhnya. Maka dari itu kami menuntut kepada pemkot untuk dapat bertindak tegas atas kasus kekerasan yang terjadi di Dispar, jangan sampai ini akan menjadi contoh buruk yang akan ditiru oleh para oknum,” terangnya.
Funky melanjutkan bahwa ada empat point penting yang ingin pihaknya suarakan.
” Kami Pusat Perjuangan Rakyat Lampung menyatakan sikap tegas untuk :
1. Segera Sahkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual
2. UsutTuntas Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan Di Lampung
3. Copot Pejabat Pelaku Kekerasan Terhadap Perempuan
4. Tangkap dan Adilili Pelaku Kekerasan Terhadap Perempuan,” pungkasnya. (Sus)


Be the first to comment