SMK SMTI Bandarlampung Wisuda 273 Siswa

SMK SMTI Bandarlampung Wisuda 273 Siswa

Bandar Lampung – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) SMTI Bandar Lampung menyelenggarakan wisuda di Balroom Hotel Novotel, Kamis 7 November 2019. Total ada 273 siswa yang diwisuda yang terdiri dari 129 siswa prodi kimia analisis dan 144 siswa prodi kimia industri.

Lulusan tahun ini sebanyak 137 orang telah terserap di 53 industri/perusahaan, 97 orang melanjutkan ke-25 perguruan tinggi, dan sedang proses rekrutmen 15 orang. Sehingga jumlah lulusan SMK SMTI yang terserap yakni 95%.

“Tentunya para wisudawan SMTI diharapkan bisa bersaing di era industri 4.0 dan harus memiliki kompetensi,” kata Kepala SMK SMTI Bandar Lampung, Sulastri.

Dan dia mengatakan, guna menghadapi era industri 4.0 dan kemajuan teknologi, SMK SMTI sudah menyiapkan berbagai upaya untuk selallu mendapatkan yang terbaik dengan cara yaitu. Pertama, menyiapkan tenaga pengajar yang unggul dan kualitas agar dapat terus ditingkatkan.

“Saat ini pengajar kita S1 ada 62 orang, S2 ada 33 orang, dan sedang menjalankan program kuliah S2 ada 3 orang. Ini bentuk peningkatan SDM di sekolah SMK, SMTI,” ujarnya.

Kemudian SMK SMTI juga sudah melaksanakan program magang di dunia industri untuk tenaga pendidik dengan beberapa perusahaan. SMK SMTI sejak 2014 sudah memiliki lembaga sertifikasi profesi (LSP) yang telah memiliki 13 skema uji kompetensi dan dilisensi BNSP. “Jadi pengajar mengetahui kondisi real dan kebutuhan dunia industri,” kata dia.

Selanjutnya, guna menghasilkan alumni yang unggul dan berkualitas, siswa yang masuk ke SMK SMTI juga harus berkualitas, dengan pola penerimaan siswa yang ketat dan terstruktur. “Pada tahun ajaran 2019/2020, pendaftar SMK SMTI mencapai 1.642, yang lolos hanya 290 siswa,” katanya.

Kepala Badan Pengembangan SDM Industri, Kementrian Perindustrian Eko. S. A Cahyanto, mengatakan SMK SMTI menghasilkan SDM yang sangat diminati oleh industri di Lampung. “Sangat baik dan bagus SDM SMK SMTI, bakal berkesinambungan. Dengan prioritas pembangunan Politeknik Agro Industri, sesuai dengan kebutuhan dan potensi Lampung, dan politeknik ini jadi kelanjutan dari SMTI,” pungkasnya. (Ita)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *