Kemenkes RI Berikan Dukungan Perizinan Pabrik CV.Biofar Shrimp Skincare

Kemenkes RI Berikan Dukungan Perizinan Pabrik CV.Biofar Shrimp Skincare

Jakarta – Pasca Grand Opening Pabrik CV.BIOFAR SHRIMP SKINCARE di Dusun 9, Desa Silo Baru, Kecamatan Silau Laut, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara, pada Sabtu 11 JANUARI 2020 lalu, Ilmuwan Muhammad Ja’far Hasibuan melakukan kunjungan di Undang Kmenkes RI di Jakarta.

Dalam kunjungan ini, Ja’far disambut para petinggi Kemenkes, tampak hadir Direktur Produksi dan Distribusi Kefarmasian Kemenkes Dr.Agusdini Banun S, Apt.,MARS menteri Kesehatan RI , Drs. Heru Sunaryo, Apt, Kasubdit Kemandirian BBO & BBOT,  Roni Syah Putra, S. Farm., Apt. MKM.M, Kasie Obat Rengganis Pranandari, Apt. MFarm, Kasie Obat Tradisional, dan Anwar Wahyudi, SE. S.Farm. MKM, Apt. Kasie Kemandirian Obat.

Ilmuwan Muhammad Ja’far Hasibuan kemudian memafarkan sejumlah program dan hasil temuan serta raihan yang telah dicapai usai beliau dinobatkan sebagai juara di Shanghai China, utamanya terkait temuan obat herbal untuk penyembuhan berbagai macam penyakit kulit.

Atas upaya tersebut, Kemenkes menyambut baik pengembangan obat herbal ini. Terlebih obat BIOFAR SHRIMP SKINCARE dikembangkan oleh putra putri anak bangsa.

“Kami mengapresiasi anak bangsa yang mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional melalui karyanya. Tentu saja kunjungan Pak Ja’far ke Kemenkes RI kami terima dengan tangan terbuka,” kata Direktur Produksi dan Distribusi Kefarmasian Kemenkes Dr Agusdini Banun S, Apt., MARS, kemarin (30/1).

Tak hanya itu, Kemenkes juga memberi dukungan terkait kemudahan proses izin BIOFAR SHRIMP SKINCARE Kategori Jamu.

“Pada kesempatan kunjungan tersebut kami sampaikan konsultasi dan informasi sebagai dukungan terhadap usaha beliau dan untuk mewujudkan iklim kemudahan berusaha,” imbuh Dr Agusdini Banun.

Menurut rencana, Tim Kemenkes RI dan BPOM RI akan melakukan kunjungan ke Pabrik CV.BIOFAR SHRIMP SKINCARE di Asahan yang berhasil menginovasi bahan olahan Udang Halus Kecil menjadi obat kulit luar dan dalam bagi manusia dan hewan tersebut. (Ans)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *