Polda Lampung Adakan Sosialisasi Pandemi Covid-19

Bandar Lampung – Kapolda Lampung adakan pertemuan membahas tentang Kontinjensi antisipasi & Sosialisasi Pandemi Covid-19 yang dihadiri oleh ibu Reihana selaku kepala dinas kesehatan provinsi lampung di halaman Mapolda Lampung, Senin (23/3/2020).

Dalam pertemuan itu Kapolda menyampaikan bagaimana tugas kepolisian negara republik Indonesia bisa sejalan dan sinergis dalan memberikan kebijakan dan langkah dalam penyampaian untuk masyarakat pada umumnya dan kapolda juga mengeluarkan maklumat nomor 23 Romawi 2020.

“Maka saya selaku kapolda Lampung menghimbau agar seluruh masyarakat dapat membaca pada intinya adalah masalah sosial perilaku untuk membatasi kepada orang asing orang-orang yang bukan di dalam keluarga tidak dengan jarak tertentu kemudian sosial-sosial pekerjaan dalam beribadah olahraga dalam kegiatan kesenian atau surat pohon ini benar-benar menjadi peganggan bagi masyarakat untuk menjaga data memang Lampung saat sekarang ini sedang dalam pemantauan itu adalah 405 kemudian yang positif adalah 1 dan 6 orang adalah dalam kawasan pantauan dan dalam sekarang ini Lampung masuk urut 16 berarti kita harus mengantisipasi sejak dini,” ujarnya.

“Oleh sebab itu wilayah Lampung khususnya dalam bekerjasama dengan pemerintah daerah terkait melaksanakan kegiatan yang pertama kita sudah menyiapkan sosialisasi sosialisasi kepada masyarakat sejalan dengan operasionalisasi maklumat dari pada bapak Kapolri yang menjadi pijakan kita menjelaskan situasi yang harus dilakukan masyarakat 2 masyarakat sosial media harus melakukan tindakan seseorang yang melakukan proses lain untuk selalu berperilaku dengan sewajarnya dan Jangan pernah menangani kebakaran dengan menyiapkan peralatan dan ini sudah berjalan kita juga menyiapkan masyarakat dan oleh masyarakat kita menyiapkan 128 untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat yang sudah menyiapkan kurang lebih 200/ petugas rumah sakit untuk meyakinkan bahwa petugas dan dokter, perawat lainnya dapat terlindungi rambutnya 128 ini sudah kita lakukan dan kita akan tebarkan ke tempat-tempat yang menurut kami ada tempat-tempat lokasi memang penyebaran yang primer sekunder dan tersier primer ini tempat tempat yang tempat terjadinya kegiatan-kegiatan atau mereka yang kena positif dan keluarganya kita lakukan tempat lain,” kata dia.

“Semakin kasar ini akan kita Sumbang alat pelindung diri dalam sosialisasi kepada masyarakat secara terus-menerus sesuai dengan kebijakan tamborin termasuk untuk menghilangkan kelangkaan dan semua aspek kehidupan agar masyarakat bisa aman nyaman dalam mengurangi aktivitas ialah untuk membantu memberikan jaminan pinjaman kepada masyarakat kami yang memerlukan dan masyarakat agar mematuhi apa yang menjadi kewajiban nya membayar potong sehingga semua saling menjaga keamanan agar terasa nyaman di dalam rumah mengurangi aktivitas ialah tugas pemerintah daerah dan polri kepada masyarakat bekerja sama satu sama lain sehingga kita bersama menghadapinya,” jelasnya.

Ibu Reihana juga menyampaikan, “ada 1000 berita setiap harinya yang masuk ke Hadline saya dan itu saya sendiri yang membalasnya karna saya langsung bekerja sama dengan Humas polda Lampung apakah berita ini benar atau Hoax, dan pihak polda pun langsung mengecek kebenaran berita tersebut dan kalau pak kabid humas mengeluarkan statmen kalau berita itu Hoax kami pun akan sampaikan kepada masyarakat kalau berita itu Hoax agar masyarakat tidak panik dan santai kami pemerintah pun bekerja tenang dan kalau ada berita,” ujarnya.

“Berita Hoax langsung kami serahkan kepada pihak polda langsung, kami sampaikan kalau ini dari polda Hoax itu cara kami bekerja untuk melayani kesehatan kami tenang bekeeja melayani masyarakat, masyarakat yang ada pemantauan pasien dalam pengawasan berita Hoax kami serahkan kepada pak kapolda jajaran polda itu lah cara kerja kami dan itu sudah berjalan dengan baik,” tukas kadis kesehatan provinsi lampung.

Be the first to comment

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*