Terjunkan 720 Personel di Ops Ketupat Lebaran, Kapolres Lamtim Minta Pemudik Lakukan Perjalanan Siang Hari

Sukadana – Polres Lampung Timur bersama tim Gabungan dari TNI dan Pol-PP melakukan gelar pasukan Ops ketupat tahun 2023/ 1444 hijriah.  Ops ketupat 2023 digelar di Mapolres setempat, pukul 08.00 WIB, Senin (17/4/2023).

Dalam Ops ketupat ini, sebanyak 762 personel gabungan, diterjunkan dalam pengamanan mudik tahun ini.

“Sebanyak 762 personel gabungan, baik dari

internal kepolisian ataupun lainnya, ada dari Kodim Lampung Timur, Pol-PP dan lainnya,” ujar Kapolres Lampung Timur Akbp M Rizal Muchtar saat diwawancarai, Senin (17/4/2023).

Ia menjelaskan, Ops ini digelar selama 14 hari kedepan.

“Kita lakukan Ops ketupat ini mulai tanggal 18 April 2023, sampai 1 Mei 2023 mendatang,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, ada Ada empat posko pengamanan dan satu pos pelayanan.

“Kelima pos ini lah yang nantinya akan melakukan aktivitas pengamanan selama mudik dan patroli,” katanya.

Selain itu, Akbp M Rizal memaparkan, Ops ini guna menciptakan mudik tahun ini, agar aman dan berkesan.

“Dan tentunya kami menginginkan stakeholder terkait dan seluruh masyarakat untuk menyukseskan operasi ketupat ini,” ucapnya.

Ia berharap angka kecelakaan dapat di angka nihil.

“Semoga angka kecelakaan maupun gangguan para pemudik nihil, itu yang kita semua inginkan,” paparnya.

“Tiap pos juga kita siapkan dapur umum yang bisa digunakan para pemudik nantinya, maupun para personel yang berjaga di tiap pos,” sambungnya.

Selain itu, menurutnya ada sebanyak 7 titik rawan kecelakaan di sepanjang jalan lintas timur sumatera.

“Untuk titik rawan, hasil pengecekan kami, ada 7 titik yang dianggap rawan kecelakaan,” tambahnya.

“Sepanjang 105 kilometer, mulai dari pintu masuk Lampung Timur, yakni di Pasir Sakti, hingga Perbatasan di Kecamatan Way Bungur Kabupaten Lampung Timur, itulah titik-titik yang dianggap rawan,” lanjut Akbp M Rizal.

Kendati demikian, pihaknya telah melakukan langkah-langkah antisipasi.

“Mudah-mudahan titik rawan ini menjadi aman, mulai dari tikungan tajam, sampai dengan jalan yang rusak. Kita sudah pasang rambu-rambu lalulintas, agar masyarakat dapat melihat,” tuturnya.

“Untuk jalan rusak kita telah lakukan upaya penutupan jalan berlubang, bersama dinas terkait, dan tetap kita pasang plang rambu-rambu juga,” timpalnya.

Selain itu, pihaknya juga melakukan pengawalan bagi para pengendara sepeda motor.

“Untuk pengawalan pemudik roda dua, sesuai dengan perintah, kita lakukan koordinasi dan siap menerjunkan personel untuk melakukan pengawalan, baik dari Jalur Tanjung Bintang-Sekampung udik, Pasir Sakti, sampai keluar perbatasan Lampung Timur,” imbuhnya.

Ia juga meminta agar para pemudik, untuk melakukan perjalanan mudik di siang hari.

“Kami mengimbau, agar para pemudik agar melakukan perjalanan pada siang hari agar jarak pandang lebih jelas. Kalau malam, jarak pandang lebih pendek dan cenderung mengantuk,” pungkasnya.(Syamsul)

Be the first to comment

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*