Program Kerja Unggulan KKN Tematik Kelompok 44: Pembuatan Insinerator untuk Pengelolaan Limbah Berkelanjutan

Lampung Timur – Mahasiswa KKN Tematik Kelompok 44 melaksanakan program kerja unggulan berupa pembuatan alat insinerator sederhana di Desa Pugung Raharjo, kecamatan Sekampung Udik. Kabupaten Lampung Timur, Jumat 13 Februari 2026.

Kepada pesonalampungnews.com Mahasiswa KKN Menjelaskan Program ini dilatarbelakangi oleh keluhan masyarakat terkait banyaknya limbah bonggol jagung yang menumpuk setelah masa panen.

Selama ini, warga umumnya membakar limbah bonggol jagung secara terbuka untuk mengurangi penumpukan. Namun, metode tersebut menghasilkan asap tebal yang mengganggu kenyamanan serta berpotensi menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan dan lingkungan sekitar. Permasalahan inilah yang mendorong Kelompok 44 untuk menghadirkan solusi alternatif melalui pembuatan insinerator sederhana.

Proses pembuatan insinerator dilakukan sepenuhnya oleh anggota KKN Tematik Kelompok 44 pada tanggal 20-22 Januari 2026.

Alat ini dirancang menggunakan material yang mudah diperoleh serta memiliki sistem pembakaran tertutup dengan cerobong asap, sehingga proses pembakaran menjadi lebih terkontrol dibandingkan pembakaran terbuka. Dengan desain tersebut, asap yang dihasilkan dapat diminimalkan sehingga lebih ramah lingkungan.

Insinerator ini tidak hanya digunakan untuk membakar limbah bonggol jagung, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk membakar sampah kering lainnya, seperti ranting, daun kering, dan limbah organik sejenis. Dengan demikian, alat ini menjadi solusi yang lebih luas dalam membantu pengelolaan sampah dan limbah di lingkungan desa.

Selain mengurangi volume limbah, hasil pembakaran berupa arang dari bonggol jagung kemudian dimanfaatkan lebih lanjut. Arang tersebut diolah menjadi briket yang dapat digunakan sebagai bahan bakar alternatif rumah tangga serta memiliki potensi nilai jual. Hal ini memberikan nilai tambah dari sisi ekonomi sekaligus mendukung pemanfaatan limbah secara berkelanjutan,

Sebagai tindak lanjut dari program ini, pada tanggal 29 Januari 2026 dilaksanakan kegiatan sosialisasi kepada warga Desa Pugung Raharjo mengenai cara penggunaan insinerator dan proses pembuatan briket.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan penjelasan terkait fungsi alat, langkah-langkah pengoperasian yang aman, serta tahapan pengolahan arang menjadi briket.

Warga juga diberikan pemahaman mengenai manfaat lingkungan dan ekonomi dari pemanfaatan limbah melalui teknologi sederhana ini.

Melalui program kerja unggulan ini, KKN Tematik Kelompok 44 berharap insinerator sederhana yang telah dibuat dapat menjadi solusi jangka panjang dalam pengelolaan limbah di Desa Pugung Raharjo.

Program ini tidak hanya bertujuan mengurangi dampak pencemaran udara akibat pembakaran terbuka, tetapi juga mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang lebih efektif, efisien, dan bernilai guna. (Rls)

Be the first to comment

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*