carut-marut pembelanjaan bos afirmasi dan kinerja 2020 di Kabupaten Way Kanan

Bantuan Operasional Sekolah afirmasi dan kinerja tahun 2020 di Kabupaten Way Kanan yang diterima sekitar 87 sekolah dengan jumlah anggaran 60 juta dengan tujuan untuk membantu itu sekolah 3t terdepan Tertinggal dan terpencil guna untuk meningkatkan mutu pendidikan di kab way kanan disinyalir jadi ajang mencari keuntungan pribadi bagi pihak tertentu.

berdasarkan juknis peraturan Bos Afkin digunakan untuk pembelanjaan sekolah yang tidak tercover oleh Bos reguler.
untuk memenuhi kebutuhan sekolah bagi penerima, karena setiap sekolah kebutuhannya tidak sama.

Namun berdasarkan fakta yang didapat di lapangan adanya keseragaman pembelanjaan di sekolah-sekolah bahkan adanya pembelanjaan sebuah aplikasi bantuan pembelajaran (E-Book) dengan harga yang fantastis yaitu 18,2 juta untuk 3 kelas (kelas 4 5 dan 6 ) jelas itu di luar juknis pembelanjaan Bos afirmasi ataupun Bos reguler karena jelas dana reguler ataupun afirmasi dan kinerja tidak dapat dibelanjakan sebuah aplikasi.

Sangat disayangkan pihak sekolah yang seharusnya sudah sangat mengerti tentang aturan juknis tersebut namun masih tetap melakukan pembelanjaan sebuah aplikasi yang sebenarnya dapat kita unduh di Google.

Menjadi sebuah pertanyaan Mengapa pihak dinas P dan K seakan Menutup Mata terkait penyalahgunaan anggaran Bos afirmasi tersebut.
(Sue/Lia)

Be the first to comment

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*