Kadis Perikanan Lampura Hadiri Rapat Pembentukan Kelompok Tani Ikan

Kadis Perikanan Lampura Hadiri Rapat Pembentukan Kelompok Tani Ikan

Lampung Utara – Dinas Perikanan Kabupaten Lampung Utara yang pimpin oleh Kepala Dinas Sanny lumi, menghadiri rapat pembentukan kelompok tani ikan di Desa Skipi kecamatan Abung Tinggi, selasa 4 februari 2020 pukul 10.00 wib.

Dalam hal ini Dinas perikanan menjadi pasilitator masyatakat desa sekipi yang hendak membentuk kelompok tani ikan, hadir dalam rapat tersebut sebanyak 50 masyatakat desa yang memiliki kolam ikan untuk pembudidayaan ikan nila,” pada intinya kami siap memfasilitasi dalam pembudidayaan ikan untuk memajukan sektor perikanan yang ada dilampung utara,”ujar kadis.

Hal ini, dikatakan Kepala Dinas Perikanan Lampura, Sanny Lumi, saat menghadiri rapat pembentukan kelompok tani ikan masyarakat di Desa Skipi Kecamatan Abung Tinggi.
“Jika dikelola dengan baik, sektor perikanan desa ini dapat menunjang perekonomian masyarakat desa, apalagi kecamatan abung tinggi khususnya desa Skipi dan sekitarnya memiliki potensi alam yang mendukung untuk usaha di bidang perikanan air yang berlimpah serta alam yang masih asri,” kata Sanny Lumi.

Salah satu upaya pengembangan sektor perikanan di desa yang akan dilakukan yaitu terbentuknya kelompok-kelompok tani ikan, agar Dinas Perikanan Lampura dalam mengusulkan program ke Pemerintah Pusat harus ada usulan dari para kelompok tani ikan,bahkan Dinas Perikanan juga akan membentuk koperasi perikanan pada tahun ini. “Program koperasi ini, akan membantu pelaku usaha perikanan, khususnya dalam hal pembiayaan pakan ikan dan benih ikan,” lanjut dia.

Kelompok tani ikan dan Koperasi perikanan dinilai bisa menjadi kekuatan ekonomi petani ikan karena akan dilakukan secara bersama-sama. 
“Keberadaan kelompok tani ikan dan koperasi perikanan diharapkan kedepan akan memberikan manfaat bagi para kelompok petani ikan guna memingkatkan usahanya. menjalin kemitraan dan bersinergi dengan pemerintah daerah,  khususnya Dinas Perikanan, sehingga sektor perikanan dapat semakin berkembang, dan mampu mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) di Lampura,” papar Sanny. (Dedi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *